A Little More Diary

“Rasa takut adalah hal yang paling menyeramkan.”

“la akan tetap bisa menghantuimu, meski kau bersembunyi di dalam lubang jarum sekalipun.”

Begitulah kata Ahn Seulgi pada Song Jaeson yang kini duduk di bawah pohon sakura. Kelopak-kelopak cantik terus menghujaninya dengan apik sehingga membuat ia lupa bahwa detik berlalu begitu cepat.

Ini adalah kisah ketika Romeo yang bersembunyi di balik lembaran-lembaran A Little More bertemu dengan Julliet yang terdampar di sebuah pulau. Mereka bertarung dengan senjata kebencian dan kebohongan, disusul dengan tentara-tentara angkuh dan egois hingga suatu hari pertarungan itu meluluhlantakkan jiwa-jiwa kecil dan menyisakan suatu tempat yang bernama sesal dan takut.

Ini bukan dongeng yang ditulis oleh tangan-tangan emas. tapi ini hanyalah kisah yang bertulis tinta hitam sederhana, yang hanya diperuntukkan untuk orang tak terpilih.

Jika kau adalah orang yang tak menyadari detik demi detik itu meninggalkanmu begitu cepat. maka kau adalah salah satu dari orang tak terpilih itu. Untukmu, aku mempersembahkan cerita ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s